Peranan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam perekonomian Indonesia pada dasarnya sudah besar sejak dulu. Namun demikian sejak krisis ekonomi melanda Indonesia, peranan UKM meningkat dengan tajam. Data dari Biro Pusat Statistik1 (BPS). menunjukkan bahwa persentase jumlah UKM dibandingkan total perusahaan pada tahun 2001 adalah sebesar 99,9%. Pada tahun yang sama, jumlah tenaga kerja yang terserap oleh sektor ini mencapai 99,4% dari total tenaga kerja. Demikian juga sumbangannya pada Produk Domestik Bruto (PDB) juga besar, lebih dari separuh ekonomi kita didukung
Selasa, 24 Mei 2011
Selasa, 19 April 2011
Jenis-Jenis Pengangguran
Pengangguran
Penganggur adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, sedang mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan suatu usaha baru. Tingkat pengangguran ditentukan dari perbandingan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja. Hal ini biasanya diperhitungkan dalam periode tertentu dan dinyatakan dalam bentuk persentase.
Pengangguran Menurut Faktor Penyebabnya.
1. Pengangguran Siklis
Pengangguran yang dihubungkan dengan turunnya kegiatan perekonomian suatu Negara atau keadaan sebuah Negara mengalami resesi. Kegiatan perekonomian mengalami kemunduran, daya beli masyarakat menurun, Salah satu contohnya adalah kasus yang menghebohkan saat ini (tahun 2008) yaitu krisis global dimana terpuruknya perekonomian Amerika yang berimbas ke Negara-negara yang ada hubungan dengan Amerika seperti Indonesia. Pada masa resesi tingkat pengangguran siklis miningkat disebabkan beberapa hal, diantaranya :
- Orang akan banyak kehilangan pekerjaan meningkat.
- Diperlukan waktu yang lama untuk mendapatkan pekerjaan kembali karena kondisi perekonomian yang belum stabil.
2. Pengangguran Struktural
Pengangguran yang terjadi karena perubahan struktur atau perubahan komposisi dari perekonomian. Perubahan tersebut memerlukan adanya ketrampilan baru agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru. Misalnya , adanya peralihan perekonomian dari sektor pertanian ke sektor industri. Peralihan dari pertanian ke industri perlu adanya penyesuaian, yang tentunya perlu mendapat pendidikan sesuai strukturnya.
Pengangguran struktural juga bisa diakibatkan karena penggunaan alat yang semakin canggih. Pekerjaan yang semula dilakukan banyak tenaga kerja, karena adanya peralatan canggih, maka tentu saja hanya memerlukan beberapa tenaga kerja.
3. Pengangguran Friksional
Senin, 18 April 2011
Keran Patah
KERAN AIR PATAH=merepotkan yang lainnya.
Berawal di pagi hari dengan hujan gerimis, gue punya janji dangan teman-teman buat ngerjain tugas mewawancarai Ibu-Ibu PKK di daerah Mampang Jakarta Selatan . Janji jam 08.00 WIB tapi karena hujan jadi ngaret (telat) satu jam baru sampai di kost Agus Nuramin (Jln. Kapuk, Margonda Raya Kota Depok).
Gue pun nunggu hujan reda di kost Agus sampe jam 10an karena sebentar-sebentar bertedu karena hujan, setelah hujan reda Agus pun siap siap untuk berangkat. Karena takut kebelet di jalan guepun memutuskan untuk buang air dulu di kamar mandinya si agus. Saat di dalam kamar mandi guepun langsung melepas Ikat pinggang dan resleting dan melepas semua beban yang ada di kantung kemih gue alhasil terasa plong dan yakin kalau nanti di perjalanan gak akan ada yang namanya “kebelet pipis/ee”. Hahaaha. Setelah merapikan celana dan ikat pinggang guepun langsung berniat untuk mematikan keran air, tanpa ada firasat buruk sedikitpun gue langsung mematikan keran air tersebut yang ternyata tanpa terduga kerannyapun PATAH hanya karena gue tutup. Hahhahha Air keranpun mengalir dengan deras yang membuat gue panik. Dengan segera, gue laporan ke Agus kalau keran airnya patah karena ulah gue. Di sini muka Agus kosong melompong melihat gue membawa kerannya yang patah (Mungkin karena takut di marahin sama OPUNG (si pemilik Kost di Jln. Kapuk).
Gue, Agus, dan Dimas (Kebetulan Dimas juga dengan kita) PANIK GILA, terutama gue. Dan mencari ide bagaimana caranya supaya airnya gak keluar terus dari keran yang patah. Ide yang pertama adalah menyumpal lubang keran yang patah dengan Lap Dapur(Topo Dapur) yang ada dan alhasil gak bisa tertutup karena kencangnya semburan air (muncrat-muncrat gimana gitu airnya). Hahahahaha usaha pertama yang pantes dikatakan usaha yang BODOH/GAGAL.
Usaha Kedua, Pinjam kunci pembuka keran dan mau ganti kerannya dengan cara diem-diem tanpa sepengetahuan Opung. Kunci yang di pinjem dari Rasyid (Temen kita juga) gak ada yang pas. Kitapun kehabisan akal karena gak ada yang bisa di jadiin buat tutup keran yang patah. Dengan memberanikan diri kitapun berniat untuk melapor ke Opung kalau ada keran yang patah di ruangan kost 1.02. Setelah di depan rumah Opung ternyata yang keluar buakan opung melainkan anaknya Opung yang cewek karena opungnya gak ada, anak Opung yang cewekpun langsung melapor ke kakaknya yang cowok agar memperbaiki keran yang patah (Kakanyapun gak langsung datang alhasil makin banyak saja air yang keluar). Setelah beberapa menit anaknya Opung yang cowokpun datang untuk memperbaiki keran yang patah. Kitapun menyaksikan bagaiman anaknya Opung memperbaiki keran air tersebut yang bukan malah benar tetapi malah mematahkan sambungan keran yang patah tadi. (Tertawa sambil panik di dalam hati). Hahahhahahaha
Opungpun datang karena anaknya belum juga selesai memperbaiki keran. Dengan waktu yang cukup lama dan air seluruh pengguna kost di padamkan alhasil bisa juga terselesaikan dengan waktu yang sudah menunjukan pukul 12.30 WIB.
Gue dan Aguspun bergegas berangkat ke daerah Kalibata Jakarta untuk bertemu Dhika, Meidi, Kiki dan Dito (Semuanya mau ngerjain tugas kelompok wawancara PKK). Singkat cerita setelah kami sampai di kelurahan daerah Mampang Jakarta Selatan kamipun membagi tugas. Ada yang beretemu dengan Sekretaris kelurahan(kebetulan Agus yang kebagian masuk ruangan Sekretaris) ada yang bagian dokumentasi kegiatan dll. Setelah kami menanti Agus keluar dari ruangan ternyata raut wajah Agus kecewa karena wawancara yang kita adakan secara tidak langsung di TOLAK karena tidak memiliki Surat Pengantar dari Universitas, Rt/rw dan Walikota. Alhasil usaha kamipun 0=nol. Hahahahaha,
Kesialan : Hujan, Keran air Agus patah, Opung dan Anaknya jadi repot, Pengguna kost Opung untuk beberapa jam tidak bisa menggunakan air, teman-teman yang di Jakarta menunggu saya dan Agus yang janjinya pagi sampai siang baru bertemu.
Hikmah : Agus Punya Keran Baru. Hehe,
Kesialan : Hikmah = 5 : 1.
Terimakasih untuk para pembaca dan Terimakasih besarta maaf untuk orang-orang yang terlibat dalam cerita pendek ini.
Diposting Oleh : Ari Ariandi.
Selasa, 29 Maret 2011
Kecurangan VS Kebenaran
Kecurangan kadang terlihat seperti sesuatu yg begitu amat menarik utk dilakukan. Begitu mudah, instant, tidak perlu proses yg lama dan maka kenikmatanpun bisa segera dinikmati.
Namun berbeda halnya dengan kebenaran, terkadang terlihat tidak menarik, perlu proses, perlu bayar harga, pengorbanan, perlu menjaga hati dsb.
Namun inilah hasil akhirnya:
Kecurangan seperti asap, yg sebentar terlihat namun dlm sekejap pula menghilang.
Sementara kebenaran sekalipun terkadang sepertinya lambat namun ia terus bergerak naik, semakin terang bagaikan siang dan terlihat.
Dan 1 hal yg perlu kita ketahui adalah, kecurangan tidak akan pernah menang melawan kebenaran.
Berjuanglah utk hidup dlm kebenaran dlm setiap aspek kehidupan kita.
Kecurangan seperti asap, yg sebentar terlihat namun dlm sekejap pula menghilang.
Sementara kebenaran sekalipun terkadang sepertinya lambat namun ia terus bergerak naik, semakin terang bagaikan siang dan terlihat.
Dan 1 hal yg perlu kita ketahui adalah, kecurangan tidak akan pernah menang melawan kebenaran.
Berjuanglah utk hidup dlm kebenaran dlm setiap aspek kehidupan kita.
Kiriman Sahabat Ishak Bagus
(ishakbagus@gmail.com)
Sumber : http://www.resensi.net/kecurangan-vs-kebenaran/2011/03/
Rabu, 02 Maret 2011
Rangkuman Sistem Ekonomi
SISTEM EKONOMI
1. Pengertian
Sistem ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran
1. Pengertian
Sistem ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran
2. Macam-macam sistem ekonomi
a. Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi di mana kegiatan ekonominya yang masih sangat sederhana
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah
1) masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan,
2) tanah merupakan sumber kehidupan,
3) belum mengenal adanya pembagian kerja,
4) pertukaran secara barter,
5) tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan.
b. Sistem ekonomi adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya diatur oleh pusat.
Ciri-ciri ekonomi komando adalah
1) semua sumber dan alat produksi dikuasai negara,
2) hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada,
3) kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
4) Pembagian kerja diatur negara,
5) Masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan.
c. Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wisata, dan pemerintah hanya mengawasi jalannya perekonomian.
Ciri-ciri ekonomi pasar adalah
1) sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta,
2) rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
3) munculnya persaingan antarpengusaha
4) dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok, yaitu pemilik faktor produksi dan pekerja / buruh
d. Sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari sistem ekonomi komando dan pasar, berikut ciri-ciri ekonomi pasar.
1) Alat produksi yang vital dikuasai negara
2) Alat produksi yang kurang penting dikelola swasta
3) Perekonomian dilaksanakan bersama antara pemerintah dan masyarakat
4) Hak milik diakui sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan umum
a. Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi di mana kegiatan ekonominya yang masih sangat sederhana
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah
1) masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan,
2) tanah merupakan sumber kehidupan,
3) belum mengenal adanya pembagian kerja,
4) pertukaran secara barter,
5) tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan.
b. Sistem ekonomi adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya diatur oleh pusat.
Ciri-ciri ekonomi komando adalah
1) semua sumber dan alat produksi dikuasai negara,
2) hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada,
3) kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
4) Pembagian kerja diatur negara,
5) Masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan.
c. Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wisata, dan pemerintah hanya mengawasi jalannya perekonomian.
Ciri-ciri ekonomi pasar adalah
1) sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta,
2) rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
3) munculnya persaingan antarpengusaha
4) dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok, yaitu pemilik faktor produksi dan pekerja / buruh
d. Sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari sistem ekonomi komando dan pasar, berikut ciri-ciri ekonomi pasar.
1) Alat produksi yang vital dikuasai negara
2) Alat produksi yang kurang penting dikelola swasta
3) Perekonomian dilaksanakan bersama antara pemerintah dan masyarakat
4) Hak milik diakui sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan umum
Sumber :
http://kamarche99.wordpress.com/2008/09/22/sistem-ekonomi/
Sistem Ekonomi
Sistem Ekonomi
Sistem menurut Chester A. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu secara holistik, yang di dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri. Suatu sistem pada dasarnya adalah “organisasi besar” yang menjalin berbagai subjek (atau objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu.
Sistem ekonomi merupakan perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Suatu sistem dapat diibaratkan seperti lingkaran-lingkaran kecil yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
Lingkaran-lingkaran kecil tersebut merupakan suatu subsistem. Subsistem tersebut saling berinteraksi dan akhirnya membentuk suatu kesatuan sistem dalam lingkaran besar yang bergerak sesuai aturan yang ada.
Sistem ekonomi dapat berfungsi sebagai :
a. Sarana pendorong untuk melakukan produksi
b. Cara atau metode untuk mengorganisasi kegiatan individu
c. Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa terlaksana dengan baik.
Macam-Macam Sistem Ekonomi
1.Sistem Ekonomi Liberal-Kapetalis
Sistem ekonomi leiberal-kapitalis adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan yang besar bagi pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan yang terbaik bagi kepentingan individual atau sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor produksi. Secara garis besar, ciri-ciri ekonomi liberal kapitalis adalah sebagai berikut :
a. Adanya pengakuan yang luas terhadap hak pribadi
b. Praktek perekonomian di atus menurut mekanisme pasar
c. Praktek perekonomian digerakan oleh motif keuntungan (profile
motife)
2.Sistem Ekonomi Sosialis-Komunistik
Dalam sistem ekonomi sosialis-komunistis adalah kebalikannya, dimana sumber daya ekonomi atau faktor produksi dikuasai sebagai milik negara. Suatu negara yang menganut sistem ekonomi sosialis-komunis, menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian.
Dalam sistem ini yang menonjol adalah kebersamaan, dimana semua alat produksi adalah milik bersama (negara) dan didistribusikan untuk kepentingan bersama sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
3.Sistem Ekonomi Campuran (mixed ekonomi )
Di samping kedua ekstrim sistem ekonomi tersebut, terdapat sebuah sistem yang lain yang merupakan “atas campuran : antara keduanya, dengan berbagai fariasi kadar donasinya, dengan berbagai fariasi nama dan oleh istilahnya. Sistem ekonomi campuran pada umumnya diterapkan oleh negara-negara berkembang atau negara-negara dunia ke tiga.
Beberapa negara di antaranya cukup konsisten dalam meramu sistem ekonomi campuran, dalam arti kadar kapitalisnya selalu lebih tinggi (contoh Filipina) atau bobot sosialismenya lebih besar (contoh India). Namun banyak pula yang goyah dalam meramu campuran kedua sistem ini, kadang-kadang condong kapitalistik.
Pada dasarnya sistem ekonomi campuran atau sistem ekonomi kerakyatan dengan persaingan terkendali, agaknya merupakan sistem ekonomi yang paling cocok untuk mengelola perekonomian di Indonesia, namun demikian akhir-akhir ini sistem ekonomi Indonesia semakin condong ke ekonomi liberal dan kapitalis hal ini ditandai dengan derasnya modal asing yang mauk ke Indonesia dan banyaknya BUMN dan BUMD yang telah diprivatisasi. Kecenderungan tersebut dipacu derasnya arus globalisasi dan bubarnya sejumlah negara komunis di Eropa Timur yang bersistem ekonomi sosialisme-komunistik.
sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan menjual barang dan sebagainya. Dalam sistem perekonomian kapitalis,semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar besarnya.
Kapitalisme adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama. Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas.
2.Sistem Perekonomian Sosialisme
2.Sistem Perekonomian Sosialisme
sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, tetapi dengan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3.Sistem Perekonomian Komunisme
sistem ekonomi dimana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian.Setiap orang tak boleh memiliki kekayaan pribadi..
Sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah.Semua unit bisnis. mulai dari yang kecil hingga yng besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan Pemerataan Ekonomi dan kebersamaan.
4.Sistem Ekonomi Merkantilisme
Sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah.Semua unit bisnis. mulai dari yang kecil hingga yng besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan Pemerataan Ekonomi dan kebersamaan.
4.Sistem Ekonomi Merkantilisme
sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.
5.Sistem Perekonomian Fasisme
5.Sistem Perekonomian Fasisme
paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan.
Sumber : http://www.scribd.com/doc/19623974/Sistem-Ekonomi-Indonesia
Jumat, 18 Februari 2011
Seks dan Tawa Bisa Bantu Bakar Kalori
Tawa
Menurut ahli tawa, dr Lee S. dan dr Stanley Tan, tertawa bisa memaksimalkan banyak fungsi dari beragam sistem tubuh. Berk dan koleganya mengetahui bahwa tawa membantu mengoptimalkan hormon endokrin dalam sistem tubuh, sekaligus mengurangi level hormon stres (kortisol dan epinephrine).
Studi mereka menemukan bahwa tertawa terbahak-bahak yang berulang bisa menyebabkan tubuh merespon serupa respon berolahraga ringan. Tertawa terbahak-bahak mendorong mood, mengurangi hormon stres, meningkatkan imun tubuh, menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah sistolik, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Riset ini, menurut Berk, menyimpulkan bahwa tawa bisa menyebabkan modulasi yang cukup luas dan tubuh respon tubuh yang berulang tersebut serupa dengan efek dari berolahraga. Jadi, tertawa lepas yang berulang sama dengan olahraga yang berulang, menyenangkan, ya?
Menurut ahli tawa, dr Lee S. dan dr Stanley Tan, tertawa bisa memaksimalkan banyak fungsi dari beragam sistem tubuh. Berk dan koleganya mengetahui bahwa tawa membantu mengoptimalkan hormon endokrin dalam sistem tubuh, sekaligus mengurangi level hormon stres (kortisol dan epinephrine).
Studi mereka menemukan bahwa tertawa terbahak-bahak yang berulang bisa menyebabkan tubuh merespon serupa respon berolahraga ringan. Tertawa terbahak-bahak mendorong mood, mengurangi hormon stres, meningkatkan imun tubuh, menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah sistolik, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Riset ini, menurut Berk, menyimpulkan bahwa tawa bisa menyebabkan modulasi yang cukup luas dan tubuh respon tubuh yang berulang tersebut serupa dengan efek dari berolahraga. Jadi, tertawa lepas yang berulang sama dengan olahraga yang berulang, menyenangkan, ya?
Langganan:
Postingan (Atom)
